Sports

Template information

Cerita Menarik Real Madrid Saat Lolos 8 Besar Liga Champions

Lolosnya Real Madrid ke-8 besar liga champions memang sedikit mengejutkan. Meskipun berstatus juara bertahan dan pemegang gelar terbanyak dengan 12 kali, PSG yang menjadi lawan cukup superior dengan pemain-pemain hebat. Sehingga Real Madrid berada di 8 besar adalah sesuatu yang luar biasa.

Namun, sebenarnya jika kamu mau melihat kembali, bagaimana Real Madrid lolos 8 besar di masa lalu cukup pilu untuk diingat. Jika kamu ingat, pasti kamu berasa baper bahwa Real Madrid dulu harus bejuang keras.

Nah ini dia lima fakta menarik Real Madrid lolos ke-8 besar.

1. Real Madrid sempat punya kutukan sulit lolos dari delapan besar
Sejarah mencatat bahwa sejak musim 2003/2004 Real Madrid tidak lagi bisa lolos ke-8 besar. Ketika itu mereka kalah dari AS Monaco yang menjadi finalis Liga Champions dengan agregat 5-5. Akhirnya kutukan pun dimulai sejak itu.

Setahun berikutnya mereka kalah dari Juventus 1-2. Di tahun 2005/2006 mereka justru kalah oleh Arsenal dengan agregat 0-1, di mana gol Thierry Henry menjadi gol yang sangat dikenang ketika itu di 16 besar. Berikutnya secara beruntun sejak 2007 mererka dikalahkan oleh Bayern Munchen, AS Roma, Liverpool, serta olympique Lyon.

2. Tuah stadion Real Madrid di final Liga Champions 2010 menjadi penghapus kutukan
Kekalahan Real Madrid di 16 besar Liga Champions cukup menyesakkan hati. Bagaimana tidak, Real Madrid menjadi tuan rumah di final Liga Champions 2010, di mana mempertemukan Inter Milan melawan Bayern Munchen.

Hal yang cukup unik ketika itu bahwa di final tersebut, dua pemain yang dijual Real Madrid yaitu Arjen Robben dan Wesley Sneijder justru tampil di babak final. Hal tersebut sepertinya menjadi penghapus kutukan Real Madrid yang tidak lolos ke-16 besar selama 6 tahun.

3. Jose Mourinho bawa Real Madrid sukses di musim 2010/2011
Kedatangan Jose Mourinho ketika sangat spesial di Liga Champions 2010/2011. Selain sukses mempersembahkan gelar Copa Del Rey 2011,Mou juga berhasil menghapus kutukan 16 besar Real Madrid. Tercatat Real Madrid sukses lolos ke babak Semifinal dan harus kalah dari musuh abadi, Barcelona dengan agregat 3-1. Barcelona sekaligus menjadi juara ketika itu.

4. Real Madrid selalu lolos ke semifinal hingga 2016/2017
Keberhasilan menghapus kutukan tersebut justru benar-benar sukses untuk Real Madrid. Tercatat selalu lolos ke Semifinal dan 3 kali menjadi juara yaitu di musim 2013/2014, 2015/2016, serta 2016/2017. Hasil tersebut membuat Real Madrid menjadi tim tersukses sepanjang masa.

5. Ronaldo sukses cetak 102 gol bersama Real Madrid di Liga Champions
Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Champions, Cristiano Ronaldo menemui musim yang hebat bersama Real Madrid. Hal tersebut terjadi karena dalam delapan musim saat ini sudah mencetak 102 gol. Pencapaian luar biasa ini tentunya menjadi alasan kuat prestasi Real Madrid di Liga Champions.

Lolosnya Real Madrid ke 8 besar bisa menambah peluang Ronaldo yang sudah mengemas 12 gol. Cukup mencetak 2 hingga 3 gol saja Ronaldo tidak akan terkejar dari pesaingnya. Yang terdekat adalah Firmino dengan 7 gol sebagai pemain dari tim yang belum tersingkir di Liga Champions.